Total Penayangan Laman

Senin, 16 Januari 2012

Menjadi seorang jutawan dengan cara mudah dan menyenangkan

  • Ucapkan selamat tinggal pada problem keuangan dan kewajiban Anda kerja banting tulang, sekali dan untuk selamanya. Ikuti program ini dan dapatkan uang tunai pada menit yang sama saat Anda mulai kerja. Tanpa harus menunggu, tanpa repot, tanpa basa-basi.
  • Program ini telah berjalan selama beberapa tahun, memiliki banyak sekali member setia yang berbahagia dengan bekerja untuk kami. Hal yang sama dapat terjadi pada Anda.
  • Kami sangat berpengalaman dalam bidang ini sehingga telah tercipta stabilitas dan profitabilitas usaha dalam program ini yang mampu menuntun Anda setapak demi setapak menuju sukses tanpa halangan.
  • Yang kami tawarkan adalah suatu program nyata bukan tipuan dan menjamin keberlangsungan pekerjaan serta pembayaran jasa Anda, sehingga Anda dapat bekerja selama mungkin, tanpa takut kekurangan uang lagi, selamanya.
  • Program ini unik, eksklusif bagi kami dan tidak tersedia dimanapun. Kami telah mematenkan formulasi sukses ini dan hingga kini masih belum tertandingi. DIBANDINGKAN DENGAN PROGRAM LAINNYA : MIRIP-PUN TIDAK.
  • Kami bahkan memberikan tambahan bonus sebesar Rp 200.000,- sebagai hadiah perkenalan bagi member baru kami untuk menunjukkan penghargaan kami atas antusiasme Anda.
Untuk penjelasan yang lebih detail, klik http://www.penasaran.net/

Jumat, 06 Januari 2012

Sinar X

1. Sinar X
Sinar X :adalah pancaran gelombang elektromagnetik yang sejenis dengan gelombang radio, panas, cahaya sinar ultraviolet, tetapi mempunyai panjang gelombang yang sangat pendek sehingga dapat menembus benda-benda.
Sinar X ditemukan oleh sarjana fisika berkebangsaan Jerman yaitu
W. C. Rontgen tahun 1895

Sifat-sifat sinar X :
·         Mempunyai daya tembus yang tinggi Sinar X dapat menembus bahan dengan daya tembus yang sangat besar, dan digunakan dalam proses radiografi.
·         Mempunyai panjang gelombang yang pendek Yaitu : 1/10.000 panjang gelombang yang kelihatan
·         Mempunyai efek fotografi. Sinar X dapat menghitamkan emulsi film setelah diproses di kamar gelap.
·         Mempunyai sifat berionisasi.Efek primer sinar X apabila mengenai suatu bahan atau zat akan menimbulkan ionisasi partikel-partikel bahan zat tersebut.
·         Mempunyai efek biologi. Sinar X akan menimbulkan perubahan-perubahan biologi pada jaringan. Efek biologi ini digunakan dalam pengobatan radioterapi.
2. Proses Terjadinya sinar X
1. Di dalam tabung roentgen ada katoda dan anoda dan bila katoda (filament) dipanaskan lebih dari 20.000 derajat C sampai menyala dengan mengantarkan listrik dari transformator,
2. Karena panas maka electron-electron dari katoda (filament) terlepas,
3. Dengan memberikan tegangan tinggi maka electron-elektron dipercepat gerakannya menuju anoda (target),
4. Elektron-elektron mendadak dihentikan pada anoda (target) sehingga terbentuk panas (99%) dan sinar X (1%),
5. Sinar X akan keluar dan diarahkan dari tabung melelui jendela yang disebut diafragma,
6. Panas yang ditimbulkan ditiadakan oleh radiator pendingin.

Dasar Teori Vibrasi Molekul

Metode spektroskopi inframerah merupakan suatu metode yang meliputi teknik serapan (absorption), teknik emisi (emission), teknik fluoresensi (fluorescence). Komponen medan listrik yang banyak berperan dalam spektroskopi umumnya hanya komponen medan listrik seperti dalam fenomena transmisi, pemantulan, pembiasan, dan penyerapan. Penemuan infra merah ditemukan pertama kali oleh William Herschel pada tahun 1800. Penelitian selanjutnya diteruskan oleh Young, Beer, Lambert dan Julius melakukan berbagai penelitian dengan menggunakan spektroskopi inframerah. Pada tahun 1892 Julius menemukan dan membuktikan adanya hubungan antara struktur molekul dengan inframerah dengan ditemukannya gugus metil dalam suatu molekul akan memberikan serapan karakteristik yang tidak dipengaruhi oleh susunan molekulnya. Penyerapan gelombang elektromagnetik dapat menyebabkan terjadinya eksitasi tingkat-tingkat energi dalam molekul. Dapat berupa eksitasi elektronik, vibrasi, atau rotasi. Rumus yang digunakan untuk menghitung besarnya energi yang diserap oleh ikatan pada gugus fungsi adalah:
  • E = h.ν = h.C /λ = h.C / v
  • E = energi yang diserap
  • h = tetapan Planck = 6,626 x 10-34 Joule.det
  • v = frekuensi
  • C = kecepatan cahaya = 2,998 x 108 m/det
  • λ = panjang gelombang
  • ν = bilangan gelombang
Berdasarkan pembagian daerah panjang gelombang (Tabel 1), sinar inframerah dibagi atas tiga daerah yaitu:
  • a. Daerah infra merah dekat
  • b. Daerah infra merah pertengahan
  • c. Daerah infra merah jauh
Tabel 1. Daerah panjang gelombang
Jenis
Panjang gelombang
Interaksi
Bilangan gelombang
< 10 nm
Emisi Inti

0,01 - 100 A
Ionisasi Atomik

Ultra ungu (UV) jauh
10-200 nm
Transisi Elektronik

Ultra ungu (UV) dekat
200-400 nm
Transisi Elektronik

sinar tampak (spektrum optik)
400-750 nm
Transisi Elektronik
25.000 - 13.000 cm-1
Inframerah dekat
0,75 - 2,5 µm
Interaksi Ikatan
13.000 - 4.000 cm-1
Inframerah pertengahan
2,5 - 50 µm
Interaksi Ikatan
4.000 - 200 cm-1
Inframerah jauh
50 - 1.000 µm
Interaksi Ikatan
200 - 10 cm-1
0,1 - 100 cm
serapan inti
10 - 0,01 cm-1
1 - 1.000 meter
Serapan Inti

Dari pembagian daerah spektrum elektromagnetik tersebut di atas, daerah panjang gelombang yang digunakan pada alat spektroskopi inframerah adalah pada daerah inframerah pertengahan, yaitu pada panjang gelombang 2,5 – 50 µm atau pada bilangan gelombang 4.000 – 200 cm-1 . Daerah tersebut adalah cocok untuk perubahan energi vibrasi dalam molekul. Daerah inframerah yang jauh (400-10cm-1, berguna untuk molekul yang mengandung atom berat, seperti senyawa anorganik tetapi lebih memerlukan teknik khusus percobaan.
Metode Spektroskopi inframerah ini dapat digunakan untuk mengidentifikasi suatu senyawa yang belum diketahui,karena spektrum yang dihasilkan spesifik untuk senyawa tersebut. Metode ini banyak digunakan karena:
  • a. Cepat dan relatif murah
  • b. Dapat digunakan untuk mengidentifikasi gugus fungsional dalam molekul (Tabel 2)
  • c. Spektrum inframerah yang dihasilkan oleh suatu senyawa adalah khas dan oleh karena itu dapat menyajikan sebuah fingerprint (sidik jari) untuk senyawa tersebut.
Tabel 2. Serapan Khas Beberapa Gugus fungsi
Gugus
Jenis Senyawa
Daerah Serapan (cm-1)
C-H
2850-2960, 1350-1470
C-H
3020-3080, 675-870
C-H
3000-3100, 675-870
C-H
3300
C=C
alkena
1640-1680
C=C
aromatik (cincin)
1500-1600
C-O
1080-1300
C=O
aldehida, keton, asam karboksilat, ester
1690-1760
O-H
alkohol, fenol(monomer)
3610-3640
O-H
alkohol, fenol (ikatan H)
2000-3600 (lebar)
O-H
asam karboksilat
3000-3600 (lebar)
N-H
3310-3500
C-N
amina
1180-1360
-NO2
nitro
1515-1560, 1345-1385

Selasa, 03 Januari 2012

Makanan Khusus untuk Diet


                        BEBERAPA MAKANAN KHUSUS UNTUK DIET



                  Untuk penyakit-penyakit tertentu pengobatan penyakit tidak saja  dilakukan dengan menggunakan obat atau operasi dan yang sebagainya,tetapi juga menggunakan diet.Peranan diet disini sangat penting untuk menunjang sederatan teknik terapi yang dilakukan.Untuk beberapa penyakit peranan pengobatan melalui diet menempati nomor satu dan yang paling utama dalam upaya penyembuhan penyakit.Misalnya penyakit Diabetes Mellitus,therapy diet merupakan usaha pengobatan yang pertama-tama harus dilakukan yang kemudian disusul dengan obat hipoglekemik,insulin,dan lain sebagainya.Diet merupakan  makanan yang ditentukanrtentu. Setiap die dan dikendalikan untuk tujuan tertentu. Setiap diet termasuk makanan, tetapi tidak semua makanan termasuk dalam kategori diet. Dalam dietbjenis dan banyaknya suatu makanan ditentukan. Disamping itu dalam diet jumlah asupan dan frekuensi makan juga dikendalikan sedemikian sehingga tercapainya tujuan diet tersebut.

                  Ada berbagai macam makanan khusus yang telah dikenal  dan telah digunakan diberbagai rumah sakit di Indonesia. Dalam pembahasan lebih lanjut uraian tentang macam makanan khusus dibatasi pada masalah makanan untuk orang yang terlalu gemuk, untuk penyakit – penyakit infeksi dan demam, untuk penyakit ginjal, untuk penyakit – penyakit hati, untuk penyakit jantung koroner, untuk penyakit saluran pencernaan dan untuk penyakit kencing manis.



                    Macam – macam Makanan Khusus (DIET)
  1. Diet untuk orang yang terlalu gemuk (obesitas)
Orang dikatakan terlalu gemuk bila dalam badan tertimbun terlalu banyak lemak. Untuk mengetahuinya, bercerminlah:perhatian wajah, lengan, pinggung dan pinggul. Cubitlah bagian belakang lengan atas dan telunjuk dan ibu jari. Jika terasa tebalnya lebih dari 2,5 cm, maka orang tersebut tergolong gemuk. Ukurlah tinggi dan berat badan anda. Berat badan ideal ialah tinggi dikurangi 100 dan dikurangi 10 %.

Contoh:

       Jika tinggi 160 cm, maka berat badan ideal = 160-100-(10% x 60) = 54 Kg.

       Jika berkerangka dan sering olah raga, berat badan sampai 20 % diatas berat badan ideal masih normal. Bila berkerangka kecil dan jarang olah raga,berat badan sampai 10 % dibawah berat badan ideal juga masih normal.



a.     Penyebab terlalu gemuk
Terlalu gemuk sering dihubungkan dengan suka makan enak, terlalu banyak makanan berlemak, gurih, manis serta makan snack. Dalam hidup sehari – hari bersikap terlalu santai kurang gerak badan dan makan merupakan pelarian dari masalah kejiwaan. Kadang – kadang kemampuan kerja alat dalam tubuh tidak normal sehingga menyebabkan lemak tertimbun dalam tubuh.
b.    Kerugian  terlalu gemuk
Keindahan tubuh sukar dipertahankan dan sulit mengikuti mode pakaian mutakhir. Kelincahan bergerak kurang, sebab seolah – olah membawa berat badan. Lebih muda kena penyakit jantung, tekanan darah tinggi, ginjal, hai dan kencing manis. Lebih sukar mengatasi penyakit kantong empedu, rhemautik dan asthma, serta resiko menjalani operasi lebih berat.
c.     Pengaturan makanan pada orang terlalu gemuk
1.      Diet rendah kalori bertujuan untuk menurunkan berat normal.
2.      Mengurangi   jumlaho kalori yang terdapat dalam makanan dengan jalan mengurangi jumlah hidrat arang dan lemak sampai pada batas minimum. Rasa kenyang dapat dicapai dengan banyak makanan sayuran dan buah – buahan.
3.      Menghindari makanan yang berlemak banyak, gurih dan manis seperti daging berlemak, lemak hewan, susu, kelapa, santan, minyak margarine, goring – gorengan, cake,tercis, es krim, gula permen, coklat, dodol, madu, susu kental manis sirup.
4.      Membatasi makanan yang menyangkan, seperti nasi, lontong, ketan, lopis, jagung, roti, ubi, singkong, talas, sago, mie, biscuit, bihun, macaroni dan makanan yang dibuat dari tepung.
5.      Menggunakan waktu luang untuk kegiatan yang menyegarkan badan, dan olah raga yang teratur.
6.      Memeriksakan kesehatan pada waktu – waktu tertentu.

d.    Cara pemilihan dan pemasakan makanan
1.   Pilihlah bahan makanan yang mengandung sedikit hidrat arang dan              .       sedikit lemak.
2.    Pilihlah daging yang tak berlemak, atau buanglah lemaknya.
3.    Hindarkanlah menggoreng sedapat mungkin. Lebih baik merebus,
       Mengukus, mengungkep, menumis, memanggang dan membakar.
4.        Sebagian sayuran dimakan sebagai lalap

                  Pagi

                  Telur ayam 0,5 masak : 30   g    =  1 btr
                  Sari tomat                    : 100 g    =  1 gls
                
                  Pukul 10.00
                  Pepaya                         : 200  g    =  0,5 ptg sdg
       
                    Siang / sore
                    Nasi                           Beras  25 g   = 3 sdm nasi
                    Sate bumbu kecap     Daging 50 g = 1 ptg sdg
                    Tempe bacem            Tempe 50 g  = 1 ptg sdg
                    Acar wortel + ketimun Sayuran 150 g = 1,5 gls
                    Lalap kacang panjang
                    Pepaya                       Pepaya 100 g = 1 ptg sdg